Sabtu, 02 Juni 2018

curhatanku tentang perjuangan

nama saya hasbiah. saya lahir pada tanggal 25 februari 1994 di mamuju sulawesi barat , saya adalah putri tunggal dari 8 bersaudara..
pekerjaan ayahku adalah petani biasa  dan ibuku hanya bekerja sebagai pengurus rumah tangga.
ayahku hanya lulusan SR ( sekolah rakyat) dan ibuku tidak pernah bersekolah . kami dari keluarga yang kurang mampu. karena itu ke tujuh saudaraku tidak ada yang menempu pendidikan hingga SMP. semuanya hanya lulusan SD.
 tapi meskipun begitu walau saya terlahir dari keluarga yang tidak mampu sebagai putri  tunggal kedua orang tuaku, semangatku tidak perna padam untuk tetap melanjutkan pendidikanku. karena dari kecil aku mulai menanamkan prinsip dalam hatiku bahwa "tidak ada usaha yang sia - sia. dan aku percaya pada janji allah". walau kedua orang tuaku tidak mampu membiayai pendidikanku setelah lulus SD,  aku tidak pernah untuk mati semangat untuk terus belajar. setelah lulus SD , aku mencari pekerjaan mulai dari pergi memotong padi yang dalam bahasa daerah mamujunya " ma'doros", mengisi polibek,membersihkan batu merah ,dll yang gajinya tidak seberapa. kemudian gaji itu yang kutabung sampai aku bisa membeli buku dan pakaian sekolah untuk masuk di MTs ( MADRASAH TSANAWIAH). bahkan setelah menempuh pendidkan di sekolah MTs, semangatku tidak perna padam untuk tetap bekerja sehabis pulang sekolah dan semua gaji itu kutabung untuk masuk di SMA nanti. setelah pulang kerja , saya beristirahat sebentar lalu mengerjakan tugas dirumah dan melanjutkan PR dari sekolah. setelah lulus MTs, sya kembali melanjutkan pendidikanku di MAN mamuju. sejak SD hingga diMAn mamuju sya memang selalu mendapatkan peringkat satu . oelh karerna itu sya akhirnya mendapatkan beasiswa di sekolah.

sebagai putri tunggal dari 8  bersaudara hanya saya yang mampu menyelesaikan pendidikanku hingga SMA dan alhamdulillah sudah mau menyelesaikan perkuliahan di fakultas Ekonomi Jurusan Manajemen Mamuju. namun saat masuk di perkuliahan  bagiku semuanya tidaklah mudah. begitu banyak cobaan yang saya dapat hingga dapat meneyelesaikan perkuliahanku.  demi bisa mendapatkan gelar di belekang namaku, saya rela bekerja apa saja yang penting halal, asalkan itu bisa membantu membayar biaya kliah dan hidupku di kampung orang.  saya bekerja tanpa mengenal gengsi walau kadang saya mendapat hinaan dari teman -teman saya, saya kehilangan dunia dan masa muda saya karena harus bekerja, tapi lagi - lagi saya tidak patah semangat karena bagiku " biarlah saya dihina , biarlah saya susah , karena tidak selamnay saya seperti ini. saya percaya pada janji tuhanku." dan alhamdulillah meskipun awalnya susah namun semua usahaku selalu dimudahkan , dan itu memang janji allah.
meskipun saya dari keluarga yang tidak mampu, saya tidak perna mati semangat apa lagi menyesal terlahir dari orang tua yang tidak mampu. malah saya bersyukur pada tuhanku karena terlahir dari mereka, saya pun tau arti kehdupan dan perjuangan. jika kedua orang tuaku tidak memiliki pendidikan , maka saya sebagai putri tunggalnya harus bisa lebih berpendidkan agar bisa mengangkat derajat mereka.
aku bahagia, ketika  mereka mendengar semua prrstasiku  pada orang lain, aku melihat begitu bahagianya mereka, begitu terangkatnya derajat mereka karenaku. meskipun kedua orang tuaku tidak sanggup membiayai pendidikanku sejak SMP sampai hampir tamat di Perkuliahan, tapi bagiku ridho kedua orang tuaku lebih penting. karna apap pun usaha kita jika orang tua tidak ridho maka semuanya  akan sia - sia saja.
saya tidak perna berhenti mencerikan kisah hidupku pada adik -adik atau orang -orang yang mulai patah semangat tentang hidup, terutama mereka yang kehilangan semangat untuk tetap melanjutkan pendidikan karena alasan mereka tidak punya uang atau karena tidak mampu.
yang pentig itu adalah keinginan, berdoa  dan ridho orang tuamu.
kalau keinginanmu kuat, dan selalu berdoa, inshaa allah semuanya ada jalannya. jika orang tuamu ridho maka allah akan selalu memudahkan jalanmu.
ingat tanamkan dalam hatimu, tidak ada HASIL yang menghianati usaha.
jika hari ini kamu gagal, tetaplah bangkit itu bukan akhir dari segalanya, itu artinya allah memberimu waktu luaang untuk kembali belajar dan menyiapkan planning yang lebih baik lagi.
sekian ..
wassalam